<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7925825930166679582</id><updated>2011-07-31T14:04:13.897+07:00</updated><category term='Pertanyaan'/><category term='Tauhid'/><category term='Islam'/><category term='Ijtihad'/><category term='Muslim'/><category term='Ilmu'/><category term='Islamic Book Fair'/><category term='Aqidah'/><title type='text'>Agent 13 "Andtharthy"</title><subtitle type='html'>نَّحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَأَهُم بِالْحَقِّ ۚ إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آمَنُوا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدًى 


"Kami ceritakan kisah mereka kepadamu dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk."</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://goldyfariz.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Goldy Fariz Dharmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03273517887955966368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiEjC4k1q5I/AAAAAAAAAB8/G87UQwmgImc/S220/Gold+n+Jazz+(1).jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7925825930166679582.post-8920882430763737075</id><published>2010-09-08T12:39:00.000+07:00</published><updated>2010-09-08T12:39:10.511+07:00</updated><title type='text'>Kucing! Sikat!!</title><content type='html'>Kayaknya baru kemarin kita masuk malam Ramadhan yang pertama, kok g kerasa udah mau pergi aja,ya? :(&amp;nbsp; Teman-teman, gimana nih? Puasanya? Zakatnya? Tarawihnya? Kalo ngomong soal Ramadhan, kayaknya udah bosen,kali,ya? Ngomongin yang lain aja,yuk!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak beberapa hari yang lalu, di loteng rumah ada kucing +anak2nya. Sebenarnya, udah kesel aja sama kucing itu, tiap saat bunyi berisik, trus takutnya kucingnya itu buang hajat di loteng. Akhirnya, Mama manggil tukang kebun yang bisa betulin kabel telepon sekaligus ngambil kucing-kucing itu. Ternyata pada hari itu, om Mad(singkatan dari Ahmad) ga dateng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Om Mad g dateng, ayah ngasih syarat untuk izin ke gunung Gede. Syaratnya harus bisa naik ke loteng untuk ngeliat kucing di atas. Denger ayah ngomong gitu, saya awalnya agak deg-degan juga, maklum g pernah naik ke loteng. Tapi kok, caang Carve takut ketinggian? Akhirnya, saya jadi berani aja, toh resikonya cuma jatuh,kan? :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Beberapa hari kemudian, om Mad dateng. Kebetulan banget tuh, jadi ada 'rekan' jalan-jalan di loteng. Nah, pas om Mad masuk, saya ikutan masuk. Sambil bingung mana plafon mana kayu(habis kayunya keropos-keropos). Awalnya om Mad betulin genteng yang lepas karena kucing(kuat amat kucingnya..-_-). Trus om Mad ngecek kucingnya, saya juga ikutan ngelihat. Pas saya udah keluar, eh si gendut(Dio) masuk. Dengan gagahnya, dia melangkah seenaknya...tiba-tiba... BRUK!!! Suara kayu keropos yang terinjak pun terdengar, anehnya dia g denger sama sekali... -_- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, kucingnya susah diambil karena masuk ke kolong plafon. Jadinya, diputuskan untuk mengambil kucing pada esok hari. Sehingga, sampai hari ini, kucing hitam itu masih ada di loteng bersama 3 ekor anak2nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke2... Liat fotonya dulu laah.. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/TIcg0iUkBbI/AAAAAAAAAQY/nJJjNEY9Ec8/s1600/IMG_39021.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/TIcg0iUkBbI/AAAAAAAAAQY/nJJjNEY9Ec8/s320/IMG_39021.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/TIchRo6FcPI/AAAAAAAAAQg/pymxzzyGIpM/s1600/IMG_39001.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/TIchRo6FcPI/AAAAAAAAAQg/pymxzzyGIpM/s320/IMG_39001.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7925825930166679582-8920882430763737075?l=goldyfariz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goldyfariz.blogspot.com/feeds/8920882430763737075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2010/09/kucing-sikat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/8920882430763737075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/8920882430763737075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2010/09/kucing-sikat.html' title='Kucing! Sikat!!'/><author><name>Goldy Fariz Dharmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03273517887955966368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiEjC4k1q5I/AAAAAAAAAB8/G87UQwmgImc/S220/Gold+n+Jazz+(1).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/TIcg0iUkBbI/AAAAAAAAAQY/nJJjNEY9Ec8/s72-c/IMG_39021.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7925825930166679582.post-3344120765241145946</id><published>2010-09-07T05:15:00.000+07:00</published><updated>2010-09-07T05:15:30.357+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ijtihad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pertanyaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tauhid'/><title type='text'>Pluralisme? Apatuh?</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah, malam2 ada yang sms saya nanya soal muamalah. :P&lt;br /&gt;"Gol, maaf malem2 sms, mau nanya tentang pluralisme. Pluralisme menurut kamu apa? Terus, apakah itu harga mati kerukunan umat beragama di Indonesia? Nah, kalau dalam Islam pluralisme hukum/statusnya apa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban saya, "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, alhamdulillah saya masih ingat. Saudaraku yang dirahmati Allah, ngomong soal pluralisme di negeri yang sekuler, memang tak ada habisnya. Mengapa? Banyak pendapat yang berbeda saling bersinggungan satu sama lain. Karena saya belum terlalu mengerti, jadi saya hanya menjawab dengan pendapat saya saja. Menurut pemahaman saya, pluralisme adalah suatu paham akan keadaan masyarakat yang majemuk, dalam hal ini termasuk sosial, politik, agama, tingkat pendidikan, ekonomi, dan sebagainya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Disatu sisi, pluralisme ada pentingnya, disisi lain ada efek sampingnya. Masalah kerukunan, tidak ada harga mati di dalamnya. Contohnya, Turki yang kita kenal dengan negara yang sangat panjang sejarah Islam-nya. Saat ini menganut paham sekularisme. Ketika PM Turki diwawancarai wartawan, beliau lebih menyimpulkan bahwa kerukunan dan kesejahteraan rakyat, bergantung pada rakyat itu sendiri. Contohnya, mengapa Turki adalah negara yang berpaham sekuler? Bukankah Turki memiliki sejarah Islam yang kental? Erdogan menjawab bahwa Turki tidak akan memaksakan kehendak untuk kembali menjadi kekhilafahan. Rakyat Turki &lt;u&gt;setuju&lt;/u&gt; dengan sekularisme di negaranya dan &lt;u&gt;paham&lt;/u&gt; bahwa sekularisme memiliki konsekuensi. Oleh karena itu, selama suatu sistem pemerintahan membuat rakyatnya sejahtera, tidak ada salahnya memilih sistem tersebut. Walaupun begitu, Turki merencanakan mengeluarkan referendum tentang sistem pemerintahan, apakah ingin tetap sekuler atau kembali kepada sistem yang asal (khilafah).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Masalah pluralisme dalam Islam, saya belum bisa menjawab, karena membutuhkan dalil-dalil yang shahih."&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Saudaraku, ingatlah bahwa pemerintahan bukanlah yang paling diprioritaskan. Tetapi pemerintahan hanyalah sebuah sarana untuk kita agar dapat beribadah kepada Allah. Ingatlah tujuan Islam yang murni, yakni Tauhid. Islam mengajarkan untuk berdamai antar umat beragama (Al-Kafirun : 1-6), bukan membuat perpecahan antara keduanya. Saudaraku, mulailah untuk menerima dengan ikhlas dan memahami dalam setiap hal karena dalam setiap hal tersembunyi berbagai hikmah dan makna.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Waallahu'alam.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7925825930166679582-3344120765241145946?l=goldyfariz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goldyfariz.blogspot.com/feeds/3344120765241145946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2010/09/pluralisme-apatuh.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/3344120765241145946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/3344120765241145946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2010/09/pluralisme-apatuh.html' title='Pluralisme? Apatuh?'/><author><name>Goldy Fariz Dharmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03273517887955966368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiEjC4k1q5I/AAAAAAAAAB8/G87UQwmgImc/S220/Gold+n+Jazz+(1).jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7925825930166679582.post-6508969700769044504</id><published>2010-04-25T06:37:00.001+07:00</published><updated>2010-04-25T06:40:38.549+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Alhamdulillah, kemarin udah ke PNRI di Jalan Medan Merdeka Selatan =")&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Waktu berangkatnya, rencananya sih maunya berempat, aku,amul,karim dan milush. Jam 7.25 pada hari H, milush bilang kalo karim g bisa ikut, aku bilang klu amul g bisa ikut juga... T,T&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Adoooh gimana ini.... (aku belum pernah ke Jakarta Pusat sendirian T,T)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Sudahlah, keputusan sudah bulat,nih...&lt;br /&gt;Let's GO!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya naik 26 ke KP. MELAYU, trus naik Transjakarta turun di Medan Merdeka Selatan. Awalnya, perjalanan mulus sesuai rencana. Tibalah di KP. Melayu naik Transjakarta. Setelah naik, masalah dimulai... Transit di Senen kaya transit kereta antarkota (penuh baaangeeet,panas juga lagi...)&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Waktu di bus,aku g tau turun dimana, jadi tanya kondekturnya, kondekturnya bilang klu aku turun di GAMBIR 1 aja, aku nurut nih...&lt;br /&gt;Ya Ampun....&lt;br /&gt;Ternyata masih jauh dari PNRI, jalaan aja terus....&lt;br /&gt;capek...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;[Beberapa menit kemudian...]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Alhamdulillah, sudah sampai pas di depan PNRI sekaligus Halte Balaikota...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Melihat Halte Transjakarta tersebut,saya jadi dongkol, kenapa dia tak bilang dari tadi klu ada halte di sinii???&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Sudahlah, yang penting sudah sampai...&lt;br /&gt;Nyebrang jalannya bingung, ada lampu merah khusus penyebrang jalan,tapi jalanannya kosong melompong..&lt;br /&gt;bingung pake aturan yang mana =S&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Waktu jalanan kosong, lampunya merah...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Waktu lampunya hijau, mobil g ada yg berhenti...&lt;br /&gt;Bingung,lah...&lt;br /&gt;akhirnya saya memutuskan...&lt;br /&gt;Pake cara kalimalang (lari adalah cara utama!!!)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Alhamdulillah, SAMPAAAI!!!! ="D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7925825930166679582-6508969700769044504?l=goldyfariz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goldyfariz.blogspot.com/feeds/6508969700769044504/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2010/04/alhamdulillah-kemarin-udah-ke-pnri-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/6508969700769044504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/6508969700769044504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2010/04/alhamdulillah-kemarin-udah-ke-pnri-di.html' title=''/><author><name>Goldy Fariz Dharmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03273517887955966368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiEjC4k1q5I/AAAAAAAAAB8/G87UQwmgImc/S220/Gold+n+Jazz+(1).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7925825930166679582.post-2127141551764795231</id><published>2009-05-31T06:56:00.000+07:00</published><updated>2009-05-31T06:57:04.882+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiHHzQ3ipzI/AAAAAAAAACk/P97_klRW0E4/s1600-h/P4020001.JPG"&gt;&lt;img style="CLEAR: both; FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiHHzQ3ipzI/AAAAAAAAACk/P97_klRW0E4/s320/P4020001.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiHHztA8ilI/AAAAAAAAACs/SGa7TuHcRJ8/s1600-h/P4020002.JPG"&gt;&lt;img style="CLEAR: both; FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiHHztA8ilI/AAAAAAAAACs/SGa7TuHcRJ8/s320/P4020002.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiHHz7MrJHI/AAAAAAAAAC0/ZIwic6GSGmc/s1600-h/P4020003.JPG"&gt;&lt;img style="CLEAR: both; FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiHHz7MrJHI/AAAAAAAAAC0/ZIwic6GSGmc/s320/P4020003.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiHH0FgLrkI/AAAAAAAAAC8/zpo4He7BbaU/s1600-h/P4020004.JPG"&gt;&lt;img style="CLEAR: both; FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiHH0FgLrkI/AAAAAAAAAC8/zpo4He7BbaU/s320/P4020004.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style='clear:both; text-align:RIGHT'&gt;&lt;a href='http://picasa.google.com/blogger/' target='ext'&gt;&lt;img src='http://photos1.blogger.com/pbp.gif' alt='Posted by Picasa' style='border: 0px none ; padding: 0px; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: initial; -moz-background-origin: initial; -moz-background-inline-policy: initial;' align='middle' border='0' /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7925825930166679582-2127141551764795231?l=goldyfariz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goldyfariz.blogspot.com/feeds/2127141551764795231/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2009/05/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/2127141551764795231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/2127141551764795231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2009/05/blog-post.html' title=''/><author><name>Goldy Fariz Dharmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03273517887955966368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiEjC4k1q5I/AAAAAAAAAB8/G87UQwmgImc/S220/Gold+n+Jazz+(1).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiHHzQ3ipzI/AAAAAAAAACk/P97_klRW0E4/s72-c/P4020001.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7925825930166679582.post-874696865720538981</id><published>2009-05-30T18:55:00.000+07:00</published><updated>2009-05-30T18:57:54.940+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muslim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tauhid'/><title type='text'>Dinul Islam</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Agama Islam adalah agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt;. Dengan agama inilah Allah menutup agama-agama sebelumnya. Allah telah menyempurnakan agama ini bagi hamba-hambaNya. Dengan agama Islam ini pula Allah menyempurnakan nikmat atas mereka. Allah hanya meridhoi Islam sebagai agama yang harus mereka peluk. Oleh sebab itu tidak ada suatu agama pun yang diterima selain Islam.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="more-626"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah ta’ala berfirman,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;مَّا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِّن رِّجَالِكُمْ وَلَكِن رَّسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيماً&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Muhammad itu bukanlah seorang ayah dari salah seorang lelaki diantara kalian, akan tetapi dia adalah utusan Allah dan penutup para Nabi.”&lt;/em&gt; (QS. Al Ahzab: 40)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah ta’ala juga berfirman,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِيناً&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Pada hari ini Aku telah sempurnakan bagi kalian agama kalian, dan Aku telah cukupkan nikmat-Ku atas kalian dan Aku pun telah ridha Islam menjadi agama bagi kalian.”&lt;/em&gt; (QS. Al Maa’idah: 3)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah ta’ala juga berfirman,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللّهِ الإِسْلاَمُ&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Sesungguhnya agama yang benar di sisi Allah hanyalah Islam.”&lt;/em&gt; (QS. Ali Imran: 19)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah ta’ala berfirman,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِيناً فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Dan barang siapa yang mencari agama selain Islam maka tidak akan pernah diterima darinya dan di akhirat nanti dia akan termasuk orang-orang yang merugi.”&lt;/em&gt; (QS. Ali ‘Imran: 85)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah ta’ala mewajibkan kepada seluruh umat manusia untuk beragama demi Allah dengan memeluk agama ini. Allah berfirman kepada Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt;,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعاً الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ لا إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ يُحْيِـي وَيُمِيتُ فَآمِنُواْ بِاللّهِ وَرَسُولِهِ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللّهِ وَكَلِمَاتِهِ وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Katakanlah: Wahai umat manusia, sesungguhnya aku ini adalah utusan Allah bagi kalian semua, Dialah Dzat yang memiliki kekuasaan langit dan bumi, tidak ada sesembahan yang haq selain Dia, Dia lah yang menghidupkan dan mematikan. Maka berimanlah kalian kepada Allah dan Rasul-Nya seorang Nabi yang ummi (buta huruf) yang telah beriman kepada Allah serta kalimat-kalimat-Nya, dan ikutilah dia supaya kalian mendapatkan hidayah.”&lt;/em&gt; (QS. Al A’raaf: 158)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di dalam Shahih Muslim terdapat sebuah hadits yang diriwayatkan dari jalur Abu Hurairah &lt;em&gt;radhiallahu ‘anhu&lt;/em&gt; dari Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt;. Beliau bersabda yang artinya, &lt;em&gt;“Demi Zat yang jiwa Muhammad berada di tangannya. Tidaklah ada seorang manusia dari umat ini yang mendengar kenabianku, baik yang beragama Yahudi maupun Nasrani lantas dia meninggal dalam keadaan tidak mau beriman dengan ajaran yang aku bawa melainkan dia pasti termasuk salah seorang penghuni neraka.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hakikat beriman kepada Nabi adalah dengan cara membenarkan apa yang beliau bawa dengan disertai sikap menerima dan patuh, bukan sekedar pembenaran saja. Oleh sebab itulah maka Abu Thalib tidak bisa dianggap sebagai orang yang beriman terhadap Rasul &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; walaupun dia membenarkan ajaran yang beliau bawa, bahkan dia berani bersaksi bahwasanya Islam adalah agama yang terbaik.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Agama Islam ini telah merangkum semua bentuk kemaslahatan yang diajarkan oleh agama-agama sebelumnya. Agama Islam yang beliau bawa ini lebih istimewa dibandingkan agama-agama terdahulu karena Islam adalah ajaran yang bisa diterapkan di setiap masa, di setiap tempat dan di masyarakat manapun. Allah ta’ala berfirman kepada Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt;,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;وَأَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقاً لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِناً&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Dan Kami telah menurunkan kepadamu Al Kitab dengan benar sebagai pembenar kitab-kitab yang terdahulu serta batu ujian atasnya.”&lt;/em&gt; (QS. Al Maa’idah: 48)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Maksud dari pernyataan &lt;a title="Agama Islam" href="http://muslim.or.id/aqidah/agama-islam.html"&gt;Islam&lt;/a&gt; itu cocok diterapkan di setiap masa, tempat dan masyarakat adalah dengan berpegang teguh dengannya tidak akan pernah bertentangan dengan kebaikan umat tersebut di masa kapan pun dan di tempat manapun. Bahkan dengan Islamlah keadaan umat itu akan menjadi baik. Akan tetapi bukanlah yang dimaksud dengan pernyataan Islam itu cocok bagi setiap masa, tempat dan masyarakat adalah Islam tunduk kepada kemauan setiap masa, tempat dan masyarakat, sebagaimana yang diinginkan oleh sebagian orang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Agama Islam adalah agama yang benar. Sebuah agama yang telah mendapatkan jaminan pertolongan dan kemenangan dari Allah ta’ala bagi siapa saja yang berpegang teguh dengannya dengan sebenar-benarnya. Allah ta’ala berfirman,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Dia lah Zat yang telah mengutus Rasul-Nya dengan membawa Petunjuk dan Agama yang benar untuk dimenangkan di atas seluruh agama-agama yang ada, meskipun orang-orang musyrik tidak menyukainya.”&lt;/em&gt; (QS. Ash Shaff: 9)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah ta’ala berfirman,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْناً يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئاً وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Allah benar-benar telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman serta beramal salih diantara kalian untuk menjadikan mereka berkuasa di atas muka bumi sebagaimana orang-orang sebelum mereka telah dijadikan berkuasa di atasnya. Dan Allah pasti akan meneguhkan bagi mereka agama mereka, sebuah agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka peluk. Dan Allah pasti akan menggantikan rasa takut yang sebelumnya menghinggapi mereka dengan rasa tenteram, mereka menyembah-Ku dan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apapun. Dan barangsiapa yang ingkar sesudah itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.”&lt;/em&gt; (QS. An Nuur: 55)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Agama Islam adalah ajaran yang mencakup akidah/keyakinan dan syariat/hukum. Islam adalah ajaran yang sempurna, baik ditinjau dari sisi aqidah maupun syariat-syariat yang diajarkannya:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Islam memerintahkan untuk menauhidkan Allah ta’ala dan melarang kesyirikan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Islam memerintahkan untuk berbuat jujur dan melarang dusta.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Islam memerintahkan untuk berbuat adil dan melarang aniaya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Islam memerintahkan untuk menunaikan amanat dan melarang berkhianat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Islam memerintahkan untuk menepati janji dan melarang pelanggaran janji.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Islam memerintahkan untuk berbakti kepada kedua orang tua dan melarang perbuatan durhaka kepada mereka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Islam memerintahkan untuk menjalin silaturahim (hubungan kekerabatan yang terputus) dengan sanak famili dan Islam melarang perbuatan memutuskan silaturahim.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Islam memerintahkan untuk berhubungan baik dengan tetangga dan melarang bersikap buruk kepada mereka.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Secara umum dapat dikatakan bahwasanya Islam memerintahkan semua akhlak yang mulia dan melarang akhlak yang rendah dan hina. Islam memerintahkan segala macam amal salih dan melarang segala amal yang jelek. Allah ta’ala berfirman,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;إِنَّ اللّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاء ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاء وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Sesungguhnya Allah memerintahkan berbuat adil, ihsan dan memberikan nafkah kepada sanak kerabat. Dan Allah melarang semua bentuk perbuatan keji dan mungkar, serta tindakan melanggar batas. Allah mengingatkan kalian agar kalian mau mengambil pelajaran.”&lt;/em&gt; (QS. An Nahl: 90)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;***&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Diterjemahkan dari &lt;em&gt;Syarh Ushul Iman&lt;/em&gt;, hal. 5-8, Penerbit Darul Qasim&lt;br /&gt;Penulis: Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin &lt;em&gt;rahimahullah&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Diterjemahkan oleh: Abu Muslih Ari Wahyudi&lt;br /&gt;Artikel &lt;a title="Agama Islam" href="http://muslim.or.id/aqidah/agama-islam.html"&gt;www.muslim.or.id&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7925825930166679582-874696865720538981?l=goldyfariz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goldyfariz.blogspot.com/feeds/874696865720538981/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2009/05/dinull-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/874696865720538981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/874696865720538981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2009/05/dinull-islam.html' title='Dinul Islam'/><author><name>Goldy Fariz Dharmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03273517887955966368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiEjC4k1q5I/AAAAAAAAAB8/G87UQwmgImc/S220/Gold+n+Jazz+(1).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7925825930166679582.post-2695225418574073644</id><published>2009-05-30T18:46:00.000+07:00</published><updated>2009-05-30T18:55:44.229+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muslim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu'/><title type='text'>Ilmu Adalah Pemimpin Amal</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi wa man tabi’ahum bi ihsaanin ilaa yaumid diin.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mu’adz bin Jabal –&lt;em&gt;radhiyallahu ‘anhu&lt;/em&gt;- mengatakan,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;العِلْمُ إِمَامُ العَمَلِ وَالعَمَلُ تَابِعُهُ&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Ilmu adalah pemimpin amal dan amalan itu berada di belakang setelah adanya ilmu.”&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;Al Amru bil Ma’ruf wan Nahyu ‘anil Mungkar&lt;/em&gt;, hal. 15)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="more-638"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Bukti bahwa ilmu lebih didahulukan daripada amalan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ulama hadits terkemuka, yakni Al Bukhari berkata, “&lt;em&gt;Al ‘Ilmu Qoblal Qouli Wal ‘Amali&lt;/em&gt; (Ilmu Sebelum Berkata dan Berbuat)” Perkataan ini merupakan kesimpulan yang beliau ambil dari firman Allah ta’ala,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Maka ilmuilah (ketahuilah)! Bahwasanya tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu.”&lt;/em&gt; (QS. Muhammad [47]: 19)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam ayat ini, Allah memulai dengan ‘ilmuilah’ lalu mengatakan ‘mohonlah ampun’. Ilmuilah yang dimaksudkan adalah perintah untuk berilmu terlebih dahulu, sedangkan ‘mohonlah ampun’ adalah amalan. Ini pertanda bahwa ilmu hendaklah lebih dahulu sebelum amal perbuatan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sufyan bin ‘Uyainah &lt;em&gt;rahimahullah&lt;/em&gt; berdalil dengan ayat ini untuk menunjukkan keutamaan ilmu. Hal ini sebagaimana dikeluarkan oleh Abu Nu’aim dalam Al Hilyah ketika menjelaskan biografi Sufyan dari jalur Ar Robi’ bin Nafi’ darinya, bahwa Sufyan membaca ayat ini, lalu mengatakan, “Tidakkah engkau mendengar bahwa Allah memulai ayat ini dengan mengatakan ‘ilmuilah’, kemudian Allah memerintahkan untuk beramal?” (&lt;em&gt;Fathul Bari&lt;/em&gt;, Ibnu Hajar, 1/108)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Al Muhallab rahimahullah mengatakan, “Amalan yang bermanfaat adalah amalan yang terlebih dahulu didahului dengan ilmu. Amalan yang di dalamnya tidak terdapat niat, ingin mengharap-harap ganjaran, dan merasa telah berbuat ikhlas, maka ini bukanlah amalan (karena tidak didahului dengan ilmu, pen). Sesungguhnya yang dilakukan hanyalah seperti amalannya orang gila yang pena diangkat dari dirinya.” (&lt;em&gt;Syarh Al Bukhari libni Baththol&lt;/em&gt;, 1/144)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ibnul Munir &lt;em&gt;rahimahullah&lt;/em&gt; berkata, “Yang dimaksudkan oleh Al Bukhari bahwa ilmu adalah syarat benarnya suatu perkataan dan perbuatan. Suatu perkataan dan perbuatan itu tidak teranggap kecuali dengan ilmu terlebih dahulu. Oleh sebab itulah, ilmu didahulukan dari ucapan dan perbuatan, karena ilmu itu pelurus niat. Niat nantinya yang akan memperbaiki amalan.” (&lt;em&gt;Fathul Bari&lt;/em&gt;, 1/108)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Keutamaan ilmu syar’i yang luar biasa &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setelah kita mengetahui hal di atas, hendaklah setiap orang lebih memusatkan perhatiannya untuk berilmu terlebih dahulu daripada beramal. Semoga dengan mengetahui faedah atau keutamaan ilmu syar’i berikut akan membuat kita lebih termotivasi dalam hal ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pertama, Allah akan meninggikan derajat orang yang berilmu di akhirat dan di dunia&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di akhirat, Allah akan meninggikan derajat orang yang berilmu beberapa derajat berbanding lurus dengan amal dan dakwah yang mereka lakukan. Sedangkan di dunia, Allah meninggikan orang yang berilmu dari hamba-hamba yang lain sesuai dengan ilmu dan amalan yang dia lakukan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah Ta’ala berfirman,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.”&lt;/em&gt; (QS Al Mujadalah: 11)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kedua, seorang yang berilmu adalah cahaya yang banyak dimanfaatkan manusia untuk urusan agama dan dunia meraka.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalilnya, satu hadits yang sangat terkenal bagi kita, kisah seorang laki-laki dari Bani Israil yang membunuh 99 nyawa. Kemudian dia ingin bertaubat dan dia bertanya siapakah di antara penduduk bumi yang paling berilmu, maka ditunjukkan kepadanya seorang ahli ibadah. Kemudian dia bertanya kepada si ahli ibadah, apakah ada taubat untuknya. Ahli ibadah menganggap bahwa dosanya sudah sangat besar sehingga dia mengatakan bahwa tidak ada pintu taubat bagi si pembunuh 99 nyawa. Maka dibunuhlah ahli ibadah sehigga genap 100 orang yang telah dibunuh oleh laki-laki dari Bani Israil tersebut.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya dia masih ingin bertaubat lagi, kemudian dia bertanya siapakah orang yang paling berilmu, lalu ditunjukkan kepada seorang ulama. Dia bertanya kepada ulama tersebut, “Apakah masih ada pintu taubat untukku.” Maka ulama tersebut mengatakan bahwa masih ada pintu taubat untuknya dan tidak ada satupun yang menghalangi dirinya untuk bertaubat. Kemudian ulama tersebut menunjukkan kepadanya agar berpindah ke sebuah negeri yang penduduknya merupakan orang shalih, karena kampungnya merupakan kampung yang dia tinggal sekarang adalah kampung yang penuh kerusakan. Oleh karena itu, dia pun keluar meninggalkan kampung halamannya. Di tengah jalan sebelum sampai ke negeri yang dituju, dia sudah dijemput kematian. (HR. Bukhari dan Muslim). Kisah ini merupakan kisah yang sangat masyhur. Lihatlah perbedaan ahli ibadah dan ahli ilmu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Ketiga, ilmu adalah warisan para Nabi&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Nabi &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; bersabda,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;إِنَّ الأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلاَ دِرْهَمًا إِنَّمَا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَ بِهِ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Sesungguhnya para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, mereka hanyalah mewariskan ilmu. Barangsiapa yang mengambilnya, maka dia telah memperoleh keberuntungan yang banyak.”&lt;/em&gt; (HR. Abu Dawud no. 3641 dan Tirmidzi no. 2682. Syaikh Al Albani dalam &lt;em&gt;Shohih wa Dho’if Sunan Abi Daud&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;Shohih wa Dho’if  Sunan Tirmidzi&lt;/em&gt; mengatakan bahwa hadits ini shohih)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Keempat, orang yang berilmu yang akan mendapatkan seluruh kebaikan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; bersabda,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِى الدِّينِ&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.”&lt;/em&gt; (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Setiap orang yang Allah menghendaki kebaikan padanya pasti akan diberi kepahaman dalam masalah agama. Sedangkan orang yang tidak diberikan kepahaman dalam agama, tentu Allah tidak menginginkan kebaikan dan bagusnya agama pada dirinya.” (&lt;em&gt;Majmu’ Al Fatawa&lt;/em&gt;, 28/80)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Ilmu yang wajib dipelajari lebih dahulu&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ilmu yang wajib dipelajari bagi manusia adalah ilmu yang menuntut untuk diamalkan saat itu, adapun ketika amalan tersebut belum tertuntut untuk diamalkan maka belum wajib untuk dipelajari. Jadi ilmu mengenai tauhid, mengenai 2 kalimat syahadat, mengenai keimanan adalah ilmu yang wajib dipelajari ketika seseorang menjadi muslim, karena ilmu ini adalah dasar yang harus diketahui.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kemudian ilmu mengenai shalat, hal-hal yang berkaitan dengan shalat, seperti bersuci dan lainnya, merupakan ilmu berikutnya yang harus dipelajari. Kemudian &lt;a title="Ilmu adalah pemimpin amal" href="http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/ilmu-adalah-pemimpin-amal.html"&gt;ilmu&lt;/a&gt; tentang hal-hal yang halal dan haram, ilmu tentang mualamalah dan seterusnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Contohnya seseorang yang saat ini belum mampu berhaji, maka ilmu tentang haji belum wajib untuk ia pelajari saat ini. Akan tetapi ketika ia telah mampu berhaji, ia wajib mengetahui ilmu tentang haji dan segala sesuatu yang berkaitan dengan haji. Adapun ilmu tentang tauhid, tentang keimanan, adalah hal pertama yang harus dipelajari karena setiap amalan yang ia lakukan tentunya berkaitan dengan niat. Kalau niatnya dalam melakukan ibadah karena Allah maka itulah amalan yang benar. Adapun kalau niatnya karena selain Allah maka itu adalah amalan syirik. Ini semua jika dilatarbelakangi dengan aqidah dan tauhid yang benar.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Penutup&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Marilah kita awali setiap keyakinan dan amalan dengan ilmu agar luruslah niat kita dan tidak terjerumus dalam ibadah yang tidak ada tuntunan (alias bid’ah). Ingatlah bahwa suatu amalan yang dibangun tanpa dasar ilmu malah akan mendatangkan kerusakan dan bukan kebaikan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz mengatakan,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;من عبد الله بغير علم كان ما يفسد أكثر مما يصلح&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tanpa ilmu, maka dia akan membuat banyak kerusakan daripada mendatangkan kebaikan.” (&lt;em&gt;Al Amru bil Ma’ruf wan Nahyu ‘anil Mungkar&lt;/em&gt;, hal. 15)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di samping itu pula, setiap ilmu hendaklah diamalkan agar tidak serupa dengan orang Yahudi. Sufyan bin ‘Uyainah –&lt;em&gt;rahimahullah&lt;/em&gt;- mengatakan,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;مَنْ فَسَدَ مِنْ عُلَمَائِنَا كَانَ فِيهِ شَبَهٌ مِنْ الْيَهُودِ وَمَنْ فَسَدَ مِنْ عِبَادِنَا كَانَ فِيهِ شَبَهٌ مِنْ النَّصَارَى&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Orang berilmu yang rusak (karena tidak mengamalkan apa yang dia ilmui) memiliki keserupaan dengan orang Yahudi. Sedangkan ahli ibadah yang rusak (karena beribadah tanpa dasar ilmu) memiliki keserupaan dengan orang Nashrani.” (&lt;em&gt;Majmu’ Al Fatawa&lt;/em&gt;, 16/567)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Semoga Allah senantiasa memberi kita bertaufik agar setiap amalan kita menjadi benar karena telah diawali dengan ilmu terdahulu. Semoga Allah memberikan kita ilmu yang bermanfaat, amal yang sholeh yang diterima, dan rizki yang thoyib.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Alhamdulilllahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;21 Jumadil Ula 1430 H&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Al Faqir Ilallah&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;***&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal&lt;br /&gt;Artikel &lt;a title="Ilmu adalah pemimpin amal" href="http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/ilmu-adalah-pemimpin-amal.html"&gt;www.muslim.or.id&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7925825930166679582-2695225418574073644?l=goldyfariz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goldyfariz.blogspot.com/feeds/2695225418574073644/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2009/05/ilmu-adalah-pemimpin-amal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/2695225418574073644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/2695225418574073644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2009/05/ilmu-adalah-pemimpin-amal.html' title='Ilmu Adalah Pemimpin Amal'/><author><name>Goldy Fariz Dharmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03273517887955966368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiEjC4k1q5I/AAAAAAAAAB8/G87UQwmgImc/S220/Gold+n+Jazz+(1).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7925825930166679582.post-168502614229789488</id><published>2009-03-08T13:53:00.000+07:00</published><updated>2009-05-30T19:05:10.397+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islamic Book Fair'/><title type='text'>SUSSAHNYA KE IBF!!!</title><content type='html'>&lt;div&gt;Hari ni ana mau ke IBF (Islamic Book Fair), tadinya sih ada &lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:large;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Al-Mulya wa Auliya (Ahmad Muliansyah)&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:large;"&gt;, tapi dia ada keperluan tuh!!!! Kacian Al-Mulya.......&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jam 11.45 berangkat!!! Cihuyyy......&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bismillahirrahmanirrahim....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Naek 26 ke Kp. Melayu, sampai di Kp. Melayu naik Patas .....(SAIA LUPA NOMORNYA,hehehe)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Faisal dikira anak kecil, bayar setengah.......&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Trun di Senayan dan jalan kurang lebih 500 meter lah....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pas SAMPAI di SANA....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;"Wuih, IBF dah H-1 masih RAME!!!!&lt;div&gt;Ya Ampun!!!!"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pas nyampe, ana sama Faisal main tebak tebakan,"Akhwat dan nyampe di dalam atau ada di belakang kita?", 3 menit setelah itu, ana lihat Akhwat yang ancur-ancuran kebingungan ada di belakang........&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Trus,mreka pada nanya, shalat Dzuhur dimana? Wudhu di mana?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ana jawab,"Di atas tuh, 2 meter dari langit-langit(lantai 2)!"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kisah yang ini tak perlu diceritakan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;2 jam Kemudian (2.00)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:x-large;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;"Faisal hilang!!!!Faisal hilang!!!!Faisal hilang!!!!Faisal hilang!!!!Faisal hilang!!!!Faisal hilang!!!!Faisal hilang!!!!Faisal hilang!!!!Faisal hilang!!!!Faisal hilang!!!!Faisal hilang!!!!Faisal hilang!!!!Faisal hilang!!!!"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, begitulah jika Faisal hilang, dan Faisal bener-bener hilang, maklum dikira anak kecil yang suka ilang-ilangan, eh ILANG beneran!!! Jaket Faisal hilang, Faisal pun hilang.......&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dengan 6 kg buku di dalam tas ana, ana menapaki jalan yang berliku (kya liriknya Barisan Mujahid), sambil mencari Faisal "si bolang"......&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Capek banget 1 jam menggendong tas 8 kg (ditambahin pake buku-buku lainnya),  dan bertemu dengan para Akhwat yang 'untung saja' ditemukan setelah memberikan informasi yang ga jelas ttg dimana mereka berada...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dah, pada laper Akhwatnya, makan deh, tp ana dan Ka Andi cma minum.....(yang penting SegaaaarrrrrrR....). Sallia ga makan, katanya, " Aku ga laper"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ckckckck, 6 jam dia blum makan (kasihan).......&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;AZAN BERKUMANDANG.......&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Shalat,yuukkk......&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang Shalih atau yang Shalihah shalat.....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Amilush dah mau ke Musholla, tapi nanya,"ada yang ga makan?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang lain menjawab," GA ADA!!!"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Amilush duduk lagi.......&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dengan rakusnya, Siska,Karima,dan Della makan sampai ana dan Ka Andi selesai Shalat...... (Makannya LAMA banget!!!)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di dalam musholla.....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"TUH Faisal lagi shalat!", ujarku.....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Wkwkwkwkwk, kuning sendiri!(kebetulan Faisal pake bju warna kuning)", tawa Ka Andi Meledak....(Kya bom aja,lebay banget sih!)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Aku langsung turun aja ke tempat Akhwat makan.....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang lagi makan berceloteh,"FAISAL ada???!!!" &lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SbN0E5ciyLI/AAAAAAAAAA4/f6wNLZrD8rY/s320/hope.gif" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"ADA!!!", balasku sambil tertawa(kya orang gila tertawa sendiri).......&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:x-large;"&gt;Yang SELanjtnya nanti(tanya aja sama orang yang bersangkutan)..........&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7925825930166679582-168502614229789488?l=goldyfariz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goldyfariz.blogspot.com/feeds/168502614229789488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2009/03/sussahnya-ke-ibf.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/168502614229789488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/168502614229789488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2009/03/sussahnya-ke-ibf.html' title='SUSSAHNYA KE IBF!!!'/><author><name>Goldy Fariz Dharmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03273517887955966368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiEjC4k1q5I/AAAAAAAAAB8/G87UQwmgImc/S220/Gold+n+Jazz+(1).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SbN0E5ciyLI/AAAAAAAAAA4/f6wNLZrD8rY/s72-c/hope.gif' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7925825930166679582.post-6807806944611891159</id><published>2009-03-01T10:36:00.001+07:00</published><updated>2009-03-01T10:36:50.782+07:00</updated><title type='text'>MyPersonality.info Badge</title><content type='html'>&lt;a href="http://andtharthy.mypersonality.info" target="_top"&gt;&lt;img src="http://badges.mypersonality.info/badge/0/13/134461.png" alt="Click to view my Personality Profile page" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="visibility:hidden;width:0px;height:0px;" border=0 width=0 height=0 src="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bHQ9MTIzNTg3ODU1MjE4NyZwdD*xMjM1ODc4NjAyNjcxJnA9MTc5MDgxJmQ9Jm49YmxvZ2dlciZnPTEmdD*mbz*xY2Q1ZGRjNzMzNzA*ZWM*YjFhNzg4MjVkYzY5NDJmYQ==.gif" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7925825930166679582-6807806944611891159?l=goldyfariz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goldyfariz.blogspot.com/feeds/6807806944611891159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2009/02/mypersonalityinfo-badge.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/6807806944611891159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/6807806944611891159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2009/02/mypersonalityinfo-badge.html' title='MyPersonality.info Badge'/><author><name>Goldy Fariz Dharmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03273517887955966368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiEjC4k1q5I/AAAAAAAAAB8/G87UQwmgImc/S220/Gold+n+Jazz+(1).jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7925825930166679582.post-9213221001529894373</id><published>2009-01-31T21:00:00.000+07:00</published><updated>2009-01-31T21:07:57.599+07:00</updated><title type='text'>Yang Jelek, Harus Dipelajari</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Haruskah belajar itu melulu tentang kebaikan seseorang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak juga. Terkadang kita perlu belajar dari keburukan orang lain. Jangan salah, banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari sana. Entah soal perilakunya atau pemikirannya. Di tengah-tengah kesalahan yang mereka kerjakan bertaburan aneka hikmah yang siap kita petik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, umumnya kita merasa lebih asyik belajar dari keberhasilan dan kebaikan orang lain. Kegigihan dan cerita sukses orang-orang ternama, cinta dan kasih sayang pasangan yang berbahagia. Persis seperti kita sangat suka dengan cerita-cerita yang happy ending. Lebih menyenangkan. Saking menyenangkannya terkadang kita jadi tidak siap untuk menghadapi kegagalan, atau berbuat kesalahan. Padahal, mungkin saja dibalik keberhasilan seseorang ia juga pernah melakukan kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sih manfaat mempelajari keburukan dan kesalahan orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempelajari keburukan orang lain bukan untuk menirunya. Itu pasti. Tapi sebagai pencegahan diri, supaya kita tidak terjebak pada kesalahan yang pernah dilakukan orang lain. Kalau kita pernah membaca tragedi kebakaran akibat lalai mematikan kompor, kita bakal bersikap waspada saat meninggalkan rumah. Begitu pula kalau kita tahu ada teman kita yang dikeluarkan dari ruang ujian karena mencontek, kita pastinya semakin percaya bahwa mencontek itu bad, bad behavior (tentu bukannya malah mendorong kita jadi semakin hati-hati kalo mencontek!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, acapkali manusia baru mau belajar setelah ia melakukan kesalahan dan mengalami kegagalan. Sebelumnya, berbagai nasihat yang datang tidak pernah digubris. Barulah ketika kegagalan datang, biasanya orang mau percaya. Seorang kawan pernah meremehkan nasihat anak buahnya di perusahaan. Namun saat kegagalan demi kegagalan terjadi ia pun tersadar kalau selama ini ia telah salah langkah. Sayang, semuanya terlambat perusahaannya gagal diselamatkan. Ia pun bangkrut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * * * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jepang, pernah terjadi sebuah tragedi yang tak pernah terlupakan. Bukan saja bagi rakyat Jepang, tapi juga bagi rakyat dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya, di sebuah teluk dengan kota kecil bernama Minamata beroperasilah sebuah perusahaan dengan nama Nippon Nitrogen Fertilizer, 1908, cikal bakal Chisso Co Ltd dengan produksi utama pupuk urea. Sama seperti industri lain yang berkembang saat itu, Chisso langsung membuang limbahnya ke alam, ke Teluk Minamata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1956 kecurigaan mulai muncul setelah direktur RS Chisso melaporkan ke Pusat Kesehatan Masyarakat Minamata atas masuknya gelombang pasien dengan gejala sama: kerusakan sistem saraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang apa yang kemudian disebut penyakit minamata ini amat lambat penanganannya. Meski para peneliti dari Universitas Kumamoto, 1963, sudah menyebutkan penyebabnya adalah senyawa metil merkuri yang ditemukan pada kerang di teluk itu, dan pada lumpur limbah Chisso, tak ada tindakan berarti. Tak heran bila tahun 1965 gejala meluas pada penduduk di Prefektur Niigata, tetangga Minamata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat kata, berjatuhanlah korban akibat pembuangan sembarangan limbah beracun. Pada level yang ringan ditemukan orang-orang dengan mulut kebal sehingga tidak peka terhadap rasa dan suhu, hidung tidak peka bau, mudah lelah, dan sering sakit kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada level berikutnya, mereka yang terserang sistem sarafnya, termasuk otak, tidak bisa mengendalikan gerakan-gerakan tangan dan kakinya, telinga berdenging sampai tuli, daya pandang mata menyempit, bicara susah, dan gerakan tubuh secara keseluruhan jadi sulit. Sebagian lagi pingsan, gila, atau mati dalam sebulan setelah serangan penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mengerikan, banyak bayi-bayi yang dilahirkan dengan cacat bawaan. Rupanya ibu mereka saat mengandung banyak mengkonsumsi hasil laut Teluk Minamata sehingga janinnya ikut terpapar metil merkuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat perbuatan tidak bertanggung jawab itu Chisso dituntut kompensasi. Perusahaan itu harus mengeluarkan biaya sekitar 18 juta yen untuk membiayai pengobatan, perawatan, dan berbagai upaya penyembuhan seperti mandi di sumber air panas, tusuk jarum, pijat, maupun konsultasi psikologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chisso juga harus menyediakan dana abadi yang bunganya digunakan untuk membeli pempers, perawat yang membantu di rumah, biaya transportasi pulang pergi ke rumah sakit, dan biaya penguburan kalau korban meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga tahun 1997, korban yang sudah mendapatkan sertifikat santunan dari Chisso mencapai 10.353 orang. Selain itu, 2,262 orang mendapat sertifikat dari pemerintah dan 1.240 telah meninggal. Suatu jumlah yang cukup besar, mengingat jumlah penduduk kawasan Minamata tak sampai 100.000 jiwa waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, setuju kan kalau kita bilang belajar dari kesalahan orang lain adalah sangat berarti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * * * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah mengapa di dalam Al Qur’an, Allah SWT. selain menceritakan kepahlawanan para nabi dan rasul serta orang-orang beriman, Dia juga menuturkan kisah orang-orang dan kaum pembangkang. Kaum kafir, musyrik, munafik, orang-orang fasik dan dzalim. Sebut saja, nama-nama seperti Fir’aun dan Abu Lahab yang terang-terangan namanya Allah sebut dalam kitab suci kita. Allah juga menyebut nama kaum ‘Ad dan Tsamud sebagai kaum pembangkang. Semuanya bukan golongan selamat, tapi? yang mendapatkan azab Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya bisa kita simak dalam surat An Nazi’at dalam Juz ‘Amma:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah sampai kepadamu (ya Muhammad) kisah Musa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala Tuhannya memanggilnya di lembah suci ialah Lembah Thuwa;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pergilah kamu kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan katakanlah (kepada Fir’aun): ‘Adakah keinginan bagimu untuk membersihkan diri (dari kesesatan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kamu akan kupimpin ke jalan Tuhanmu agar supaya kamu takut kepada-Nya?’”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mu’jizat yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Fir’aun mendustakan dan mendurhakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Seraya) berkata: “Akulah tuhanmu yang paling tinggi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Tuhannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(An Nazi’at [79]:15-26)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surat Al Baqarah Allah SWT. bercerita pada kita tentang perilaku dan kejelekan kaum munafik, dari ayat ayat 7 sampai 20 [bayangkan 14 ayat!]. Total menyebutkan bahwa pada bagian awal surat Al Baqarah Allah menurunkan 4 ayat tentang kaum mukmin, 2 ayat mengenai orang kafir, dan 13 ayat tentang orang munafik (Shofwah Al-Bayan Li Ma’ani Al-Qur’an Al-Karim). Tidak lain, tujuan Allah mengisahkan tiga golongan manusia itu adalah sebagai pelajaran bagi kita agar memilih yang terbaik dalam kehidupan [yakni menjadi orang beriman dan menjauhi sifat-sifat tercela].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasululullah saw. pun sering bercerita kepada para sahabat [juga pada kita] mengenai sifat-sifat tercela (akhlaq al-madzmumah). Lagi-lagi, tujuannya agar kaum muslimin bisa menjaga diri dari berbagai sifat-sifat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, saat teman kita bercerita ihwal kesedihan hatinya, soal kesalahannya, soal kelalaiannya, simaklah dengan baik. Bukan mustahil suatu saat kelak kita pun menghadapi masalah yang sama. Ya, siapa tahu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[pernah dimuat di Majalah PERMATA, edisi Februari 2004]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;from www.gaulislam.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7925825930166679582-9213221001529894373?l=goldyfariz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goldyfariz.blogspot.com/feeds/9213221001529894373/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2009/01/yang-jelek-harus-dipelajari.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/9213221001529894373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7925825930166679582/posts/default/9213221001529894373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goldyfariz.blogspot.com/2009/01/yang-jelek-harus-dipelajari.html' title='Yang Jelek, Harus Dipelajari'/><author><name>Goldy Fariz Dharmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03273517887955966368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_W7pqx-ynUIQ/SiEjC4k1q5I/AAAAAAAAAB8/G87UQwmgImc/S220/Gold+n+Jazz+(1).jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry></feed>
